Karya Tulis Ilmiah
LEMBAR PENGESAHAN
1. Judul Karya
Tulis : Solusi Surplus Produksi Buah Tomat (Solanum lycerpersium)
Kab.Enrekang Dengan Pemanfaatan Menjadi Bahan Olahan Makanan yang Bergizi
Tinggi.
2. Bidang kegiatan : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
3. Ketua pelaksana kegiatan
a. Nama Lengkap : Ilham MR
b. Tempat tanggal lahir :
Karrang 15 Januari 1997
c. NISN :
9978013853
d. Asal sekolah : MA Rahmatul Asri
e. Alamat rumah : Karrang
Kab. Enrekang
4. Anggota pelaksana kegiatan :
2 Orang
5. Guru pembimbing
a. Nama Lengkap dan Gelar : Mursalim Nawawi, M. Pd
b. NIP :
19761005 200604 1 024
c. Pangkat :
Penata/III.c
d. Alamat rumah No. Tlp/Hp : Rijang Panua.
Kec. Kulo. Kab. Sidrap
Maroangin,
27 Agustus 2014
Menyetujui,
Kepala Sekolah
H.Amir Musthafah
LC.M.Pd.I
NIP. 19750130
200901 1 004
KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu
tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun
mampu menyelesaikan makalah ini guna untuk berpartisipasi dalam “ Lomba Karya Tulis Ilmiah Siswa Tingkat
SMA/MA Sederajat PIKIR IV Tahun 2014 “. Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang
penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan
materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua,
sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Makalah ini disusun agar
pembaca dapat memperluas ilmu tentang pemanfaatan
SDA yang berlebihan untuk mensejahterakan masyarakat pada umumnya, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan
dari berbagai sumber informasi, referensi, berita dan
melakukan percobaan.
Makalah
ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari
diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan
terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi
sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para santri dan santriwati PPM Rahmatul Asri Maroangin Kab. Enrekang.
Maroangin, 21 Agustus
2014
Penulis
ABSTRAK
Ilham MR, Muhammad Wahyuddin,Firmansyah 2014, “:Solusi Surplus
Produksi Buah Tomat (Solanum lycerpersium) Kab.Enrekang Dengan Pemanfaatan Menjadi Bahan Olahan
Makanan yang Bergizi Tinggi.” (Di bimbing oleh Mursalim Nawawi,
M. Pd.)
Buah
tomat (Solanum lycerpersium) merupakan
salah satu tanaman yang hampir setiap hari dikomsumsi masyarakat yang dijadikan sebagai salah satu pelengkap
untuk hidangan empat sehat lima sempurna. Buah tomat memiliki nilai gizi yang
sangat tinggi. Didalamnya mengandung Protein = 1.0 g, Vitamin A = 1500 SI, Kalori + 20 kal, Lemak = 0.3 mg, Karbohidrat = 4.2 g dan Vitamin C = 40 mg.
Rumusan
penelitian ini adalah (1) Bagaiman buah tomat
menjadi alternatif pengganti bahan makanan yang bernilai gizi tinggi ? (2) Bagaimana pemanfaatan
potensi buah tomat busuk dapat memberikan solusi, pemecahan dan jalan keluar
yang baik akan masalah kerugian yang dialami oleh produsen tomat? (3) Apakah pemanfaatan buah
tomat dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif terhadap krisis bahan makanan?.
Penelitian
ini bertujuan (1) Dijadikan objek masalah
yang perlu dipikirkan lebih lanjut mengenai pemanfaatan potensi Tomat sebagai
alternatif pengganti bahan Makanan yang bernilai gizi tinggi. (2) Memberikan solusi,
pemecahan dan jalan keluar yang baik akan masalah kerugian yang dialami oleh
produsen tomat. (3) Menjadi salah satu pilihan alternatif untuk menghadapi masalah krisis bahan
makanan yang perlu dikaji lebih lanjut.
Kesimpulan akhir dari penelitian ini menjadi
jawaban atas beberapa rumusan-rumusan masalah yang terjadi pada masyarakat di Kabupaten
Enrekang, (1) Mengatasi keresahan produsen tomat akibat surplus produksi tomat
dengan menjadikan bahan olahan makanan yang bergizi di Kabupaten Enrekang, (2)
Mengembangkan olahan makanan tersebut dengan diciptakannya sebuah keripik tomat
yang memiliki nilai jual tinggi sehingga dapat mencapai kesejahteraan masyarakat di
Kabupaten Enrekang, (3) Dapat dijadikan pilihan alternatif untuk bahan makanan
karena banyak mengandung vitamin, protein, lemak dan kalori.
BAB I
PENDAHULUAN
Hampir semua orang mengenal tanaman Tomat, tomat merupakan tanaman asli
benua Amerika yang tersebar dari Amerika Tengah hingga Amerika Selatan. Tanaman
tomat pertama kali dibudidayakan oleh suku Inca dan suku Aztec pada tahun 700
SM. Sementara itu, bangsa Eropa mulai mengenal tomat sejak Christopherus
Columbus pulang berlayar dari Amerika dan tiba di Pantai San Salvador pada
tanggal 12 Oktober 1492. Ketika itu, Columbus diperintahkan oleh Ratu Isabella
dari Kerajaan Castilia, Spanyol untuk mencari emas dan rempah-rempah, tetapi ia
pulang justru membawa biji-bijian, seperti jagung, cabe, dan tomat. Meskipun
ratu Isabella kecewa dengan hasil yang dibawa Columbus, tetapi akhirnya
biji-bijian tersebut ditanam juga oleh para petani di Spanyol dan menyebar
sampai ke beberapa Negara Eropa lainnya.
Tatkala penyebaran tomat telah mencapai Benua Eropa bagian Utara,
orang-orang di daerah itu menamai tomat dengan berbagai julukan. Orang Perancis
menyebut tomat dengan apel cina . Sementara itu, orang Jerman
menyebutnya dengan apel surga . Lain halnya di Inggris, orang-orang di
Negara kerajaan itu justru tidak percaya kalau tomat bias dimakan. Mereka menganggap
tomat adalah buah beracun. Kekhawatiran yang sama juga terjadi di antara
penduduk Amerika, bahkan terus berlangsung hingga abad ke-19. namun pada tahun
1821, orang-orang Louisianan di New Orleans mulai memakai tomat dalam berbagai
menu masakan mereka. Tak lama kemudian berita ini cepat menyebar sehingga
banyak ditiru masyarakat luas yang menggunakan tomat sebagai campuran masakan
seafood.
Penyebaran tomat di Indonesia dimulai dari Filipina dan Negara-negara Asia lainnya
pada abad ke-18. Pada awalnya, tomat yang pertamakali ditanam oleh suku Inca
dan suku Aztec ini masih berbuah kecil dan produktivitasnya juga masih rendah.
Hal ini jelas berbeda dengan kondisi sekarang. Buah tomat yang dihasilkan bias
menghasilkan bobot hingga 0,4 kg per buah atau 5-8 kg buah per tanaman. Selin
kualitas dan buahnya yang tinggi , tanaman tomat hibrida juga mampu beradaptasi
dengan berbagai kondisi agroklimat, mulai daerah dataran rendah, dataran
menegah, hinggga dataran tinggi. Bahkan ada juga varietas yang tahan terhadap
hama dan penyakit tertentu.
Berdasarkan informasi yang penulis dapatkan di
daerah kabupaten Enrekang Sulawesi
selatan, sebagian besar penduduknya bercocok tanam dan buah tomat menjadi salah
satu jenis tanaman yang mendominasi di daerah tersebut. Produksi yang
dihasilkan setiap harinya mampu mencapai ratusan ton buah tomat, dikhawatirkan
dari surplus produksi buah tomat yang menjadi masalah bagi para produsen adalah
nilai harga yang tinggi seiring dengan melambungnya harga kenaikan BBM (Bahan
Bakar Minyak) akan sangat berpengaruh karena hasil penjualan buah tomat akan
menurun. Sehingga buah tomat yang ada di pasaran akan tinggal begitu saja, buah
tomat akan rusak atau busuk bila terus terjadi seperti itu. Untuk mencegah
terjadinya masalah tersebut, surplus produksi Buah tomat itu dimanfaatkan
sebagai alternatif pengganti bahan makanan.
Dari fakta diatas, Penulis
mengemukakan solusi untuk ancaman kerugian terhadap surplus produksi tomat
dengan memanfaatkan tomat sebagai bahan makanan yang bernilai gizi tinggi.
Penggunaan Buah tomat sebagai pengganti bahan makanan yang bernilai gizi tinggi
mungkin dapat menepis anggapan negatif masyarakat terhadap tanaman ini. Selain
itu, bagi masyarakat yang telah mengerti akan berbagai khasiat dari tanaman ini
dapat memperoleh alternatif lain yang lebih mudah dan praktis dalam
pengolahannya sebagai obat tradisional. Nantinya, Buah tomat akan diperkenalkan
kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk sumber bahan makanan yang bergizi.
Buah tomat selama ini
selalu memenuhi pasaran, serta yang selalu hanya dipandang sebelah mata bagi mereka yang melewatinya dapat
menjadi lebih berarti dan bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Melalui karya
ilmiah ini, penulis ingin mengenalkan tentang pemanfaatan Buah tomat sebagai
pengganti bahan makanan yang bernilai gizi tinggi yaitu dengan cara mengolah
menjadi sejenis Keripik Tomat.
Berdasarkan latar
belakang diatas, maka rumusan masalah yang mendasar penulisan karya tulis ini sebagai berikut:
2. Bagaimana pemanfaatan
potensi buah tomat busuk dapat memberikan solusi, pemecahan dan jalan keluar
yang baik akan masalah kerugian yang dialami oleh produsen tomat?
3.
Apakah pemanfaatan buah
tomat dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif terhadap krisis bahan makanan?
Dalam karya tulis ini penulis hanya mengungkapkan pemanfaatan potensi Tomat
di kabupaten Enrekang sebagai alternatif pengganti bahan Makanan yang bernilai
gizi tinggi dengan cara diolah
menjadi sebuah Keripik Tomat.
Untuk mengetahui sejauh mana potensi gizi yang terkandung dalam Tomat
sebagai alternatif pengganti bahan Makanan yang bernilai gizi tinggi yang nantinya
akan diolah menjadi sebuah Keripik Tomat.
Manfaat yang ingin
diperoleh antara lain :
1. Dapat dijadikan objek
masalah yang perlu dipikirkan lebih lanjut mengenai pemanfaatan potensi Tomat
sebagai alternatif pengganti bahan Makanan yang bernilai gizi tinggi.
2. Dengan adanya karya
tulis ini memungkinkan dapat memberikan solusi, pemecahan dan jalan keluar yang
baik akan masalah kerugian yang dialami oleh produsen tomat.
3. Dapat menjadi salah
satu pilihan alternatif untuk menghadapi masalah krisis bahan makanan yang perlu dikaji lebih lanjut.
BAB II
LANDASAN TEORI
Tomat (Solanum lycerpersium), buah ini terdapat
diseluruh penjuru dunia. Warna dan bentuknya yang beragam menambah uniknya buah
yang satu ini. Tomat pertama kali dikenal oleh suku Aztec sekitar 700SM
berarti, tomat adalah tumbuhan yang berasal dari Amerika. Melalui pelayaran
antar benua sekitar abad ke-16, bangsa Eropa pun mulai mengenal tomat. Rasanya
yang asam manis ini mampu menarik perhatian setiap orang yang memakannya. Hanya
dalam waktu yang sangat singkat, tomat menjadi buah wajib disetiap dapur orang
Eropa.
Sekitar tahun 1800-an, masyarakat Italia mengenal
pizza. Makanan ini berkembang mulai didaerah Naples, selatan Italia. Konon,
sebuah rumah makan disana membuat pizza istimewa untuk menyambut Ratu
Margarite. Pizza itu memiliki tiga warna, yaitu merah-putih-hijau. Warna itu
adalah warna bendera Italia. Hijau dihasilkan dari daun basil, putih dari keju
mozzarella, dan merah dari saus tomat! Sejak itu, tidak ada pizza tanpa tomat.
Sejak itu pula. tomat semakin digemari.
Biacara soal jenis, didunia ini tak kurang dari 400 jenis tomat yang ditanam oleh para petani. Tak heran, wujud tomat bisa sangat beragam. Ada yang warnanya merah, kuning, hijau, bahkan loreng. Tomat yang loreng ini biasa disebut "tomat zebra" Warnanya hijau loreng.
Biacara soal jenis, didunia ini tak kurang dari 400 jenis tomat yang ditanam oleh para petani. Tak heran, wujud tomat bisa sangat beragam. Ada yang warnanya merah, kuning, hijau, bahkan loreng. Tomat yang loreng ini biasa disebut "tomat zebra" Warnanya hijau loreng.
Buah tomat mempunyai nama ilmiah Licopersicum
Esculentum, dan merupakan buah asli amerika tengah dan amerika selatan. Buah
tomat sering kita jumpai dalam berbagai menu masakan maupun dalam bentuk jus.
Tomat dikategorikan sebagai buah yang berkeluarga dekat dengan kentang, hanya
saja berwarna merah saat matang. Buah tomat adalah jenis buah yang mempunyai
kandungan vitamin yang cukup banyak sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh
anda
Tahukah anda apa saja vitamin yang terkandung dalam buah
tomat? Berdasarkan penelitian, buah tomat yang telah masak / matang memililiki
berbagai kandungan vitamin di antaranya adalah sebagai berikut :
a. Kalsium = 5 mg
b. Vitamin A =
1500 SI
c. Kalori + 20 kal
d. Vitamin C = 40 mg
e. Protein = 1.0 g
f. Lemak = 0.3 mg
g. Karbohidrat = 4.2 g
Berdasarkan kandungan
nutrisi di dalamnya tersebut, maka buah tomat baik dikonsumsi setiap hari
karena akan membantu menjaga kesehatan anda. Maka tidak heran jika sebagian
besar orang menyukai buah tomat untuk dikonsumsi dalam sajian yang beraneka
ragam. Berikut ini adalah beberapa manfaat buah tomat bagi kesehatan tubuh
manusia :
1. Menjaga kesehatan mata anda
Buah tomat yang telah masak memiliki kandungan vitamin
A sebanyak 1500 SI. Itu artinya buah tomat sangat baik utnuk menjaga kesehatan
mata anda. Mata membutuhkan vitamin A untuk membentuk sistem penglihatan yang
baik, vitamin ini akan membantu mengkonversi sinyal molekul dari sinar yang
diterima oleh retina untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita. Jika
mata anda kekurangan vitamin A maka mata anda menjadi tidak sehat, misalnya
gangguan penglihatan dan lain sebagainya.
2. Mencegah penggumpalan darah
Tahukah anda bahwa salah satu penyebab penyakit stroke
dan jantung adalah karena penggumpalan darah. Darah yang menggumpal akan
menyumbat darah untuk mengaliri semua anggota tubuh anda, sehingga jika itu
terjadi maka organ-organ dalam tubuh akan kehilangan suplai darah. Organ yang
paling rentan terhadap penggumpalan darah ini adalah jantung. Dalam buah tomat
terdapat biji, dan di luar biji tersebut terdapat gel berwarna
kekuning-kuningan. Nah, itulah zat yang mampu mencegah penggumpalan darah dalam
tubuh.
3. Antioksidan
Sistem kekebalan tubuh yang baik akan menjaga anda
dari berbagai macam penyakit/virus yang masuk ke dalam tubuh anda. untuk
mendapatkan kekebalan tubuh, anda disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang
mengandung antioksidan, salah satunya buah tomat. Dalam buah tomat mengandung
lycopene, yaitu semacam antioksidan yang berfungsi untuk menghancurkan radikal
bebas dalam tubuh akibat asap rokok , polusi udara, dan zat berbahaya lainnya
yang masuk ke dalam tubuh. Bukan hanya itu, ternyata lycopene juga berperan
aktif dalam mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker prostat,
kanker lambung, usus besar, tenggorokan, dan kanker rahim.
4. Anti inflamasi
Inflamasi atau yang
sering disebut radang adalah satu dari respon utama sistem kekebalan terhadap
infeksi dan iritasi. Inflamasi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit
koronis, misalnya kanker, diabetes, dan luka dan jerawat. Buah tomat adalah
makanan anti inflamasi sehingga jika anda memiliki masalah dengan luka dan
jerawat, maka sebaiknya anda mengkonsumsi tomat setiap hari.
5. Mencegah wasir dan sembelit
Mengapa buah tomat dapat mencegah wasir dan sembelit?
Jawabannya adalah karena buah tomat kaya akan serat, sehingga mampu mengatasi
gangguan pencernaan anda. Jika pencernaan bekerja dengan baik maka anda tidak
akan mengalami wasir dan sembelit.
6. Membantu menurunkan demam
Buah tomat dapat menurunkan demam? Ya, buah tomat
dapat membantu menurunkan demam karena mengandung antiperitik. Antiperitik
adalah zat-zat yang dapat menekan suhu badan pada keadaan demam.
7. Menambah jumlah produksi sperma
Bagi anda kaum pria yang ingin memiliki sperma yang
lebih banyak, cobalah untuk mengkonsumsi buah tomat. Buah tomat mengandung
lycopene yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma, sehingga di prancis buah
tomat dikenal dengan "pomme d'amour" atau apel cinta.
Klasifikasi Tomat (Solanum lycerpersium)
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Solanum
Spesies: Solanum lycopersicum L.
Kandungan nilai gizi pada buah tomat segar dari tiap 100 g buah menurut Direktorat
Gizi Departemen Kesehatan RI (1972) sebagai berikut :
1. Karoten ( vitamin A ) ------------ 1500 S.I.
2. Thiamin (vitamin B ) -------------
60 μg
3. Riboflavin (vitamin B2)
---------
-
4. Asam askorbat ( vitamin C ) -----
40 mg
5. Protein
--------------------- 1 g
6. Karbohidrat
-------------------- 4,2 g
7. Lemak
------------------------ 0,3 g
8. Kalsium ( Ca )
----------------- 5 mg
9. Fosfor ( P )
------------------- 27 mg
10.
Zat Besi ( Fe )
----------------- 0,5 mg
11. Bagian yang dapat
dimakan (Bdd) --
95 %
Ada berbagai jenis Tomat diantaranya :
Tahukan Anda bahwa terdapat banyak sekali varian atau
jenis tomat yang berhasil dibudidayakan di seluruh dunia. Umumnya jenis-jenis
tomat didasarkan pada ketinggian tanaman, penampilan, dan kegunaannya.
Berdasarkan ketinggian tanamannya, jensi tomat dibagi
menjadi 3 golongan utama, yaitu :
1. Determinate
Golongan ini merupakan yang terpendek diantara tanaman tomat, yakni hanya
berkisar antara 50-80 cm saja. Golongan ini tidak bisa tumbuh tinggi karena
ujung tanamannya diakhiri dengan rangkaian bunga. Jenis ini relatif memiliki
umur sangat pendek sehingga dapat cepat dipanen.
2. Intermediate
Pohon Tomat dengan golongan ini termasuk relatif tinggi dan dapat tumbuh
hingga mencapai 2m. Namun demikian, meskipun batang tanamannya relatif tinggi
umurnya hanya berkisar 4 bulan saja.
3. Hybrida
Golongan ini merupakan hasil persilangan antara golongan determinate dengan
intermediate. Karena merupakan persilanngan antara keduanya, varietas ini
memiliki sifat dari keduanya.
Selain dikelompokkan berdasarkan bentuk fisik tanamannya, jenis buah tomat juga banyak ditentukan berdasarkan bentuk buah dan juga kegunaannya.
Beberapa jenis tomat yang lazim dikenal di masyarakat adalah sebagai berikut :
1. Tomat Plum
Sesuai dengan namanya,
penampilan tomat ini mirip buah plum. Bentuknya bulat lonjong, dagingnya banyak
sekali mengandung air dan memiliki permukaan kulit yang tipis.
Tomat plum umumnya
dipakai untuk tumisan dan masakan yang membutuhkan waktu memasak yang relatif
lama seperti membuat saos tomat dan diolah sebagai jus tomat.
2. Tomat Beef
Tomat beef ini memiliki
bentuk yang paling besar jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Karena
ukurannya yang besar tomat jenis ini sering kali digunakan untuk membuat
sandwich atau hamburger. Tapi tidak jarang juga para chef menggunakannya untuk
bahan tumisan atau masakan lain yang memerlukan tomat dalam ukuran besar.
3. Tomat Ceri
Tomat ini bentuknya
kecil agak lonjong. Ketika masih muda warnanya hijau pucat dan ketika sudah
masak warnanya berubah menjadi orange ke merahan. Rasanya dagingnya cukup
manis, dan mengandung juice yang cukup banyak.
Umumnya digunakan
sebagai pelengkap salad atau dimakan dalam keadaan segar.
4. Tomat Hijau
Sesuai dengan namanya,
tomat ini berwarna hijau, teksturnya agak keras karena memiliki kandungan air
yang sedikit. Sebenarnya tomat hijau adalah tomat yang dipanen sebelum masak.
Biasanya digunakan sebagai bahan tumisan karena rasanya yang cenderung segar.
Biasanya digunakan sebagai bahan tumisan karena rasanya yang cenderung segar.
5. Tomat Pear
Jenis tomat ini memang
mirip dengan buah pear (seperti air mata yang jatuh) hanya saja bentuknya jauh
lebih kecil dari buah Pear. Memiliki warna beraneka ragam, mulai dari merah,
orange, dan kuning dan rasanya cukup manis.
Umumnya dikonsumsi
langsung atau ditambahkan sebagai bahan pelengkap salad. Tomat jenis ini kurang
populer di Indonesia.
6. Tomat Anggur
Tomat Anggur merupakan varian tomat yang paling kecil diantara lainnya.
Berbeda dengan tomat ceri yang cenderung lebih lonjong, bentuk tomat anggur
cenderung lebih bulat dan lebih kecil.Karena rasanya yang cukup manis, tomat
anggur sering kali dikonsumsi secara langsung ataupun digunakan sebagai salad.
Sering kali ketika di jual warnanya kuning dan merah. Tomat jenis ini juga
jarang dijumpai di Indonesia.
Manfaat
tomat bagi kesehatan tubuh anda. Berikut ini 7 manfaat dahsyat tomat bagi
kesehatan tubuh anda :
1. Melancarkan
dan
Menyehatkan Sistem Pencernaan. Salah satu kelebihan tomat yaitu
merupakan sumber serat yang diperlukan oleh tubuh anda. Sehingga, bagi
siapapun yang
menginginkan sistem pencernaan tetap sehat dan lancar, mulailah dengan
mengkonsumsi buah merah tersebut.
2. Melindungi
kulit wajah dan Kulit Tubuh. Ini dikarenakan, tomat merupakan sumber likopen.
Kandungan likopen dalam tomat berfungsi untuk mencegah kerusakanan jaringan
kulit yang diakibatkan oleh sinar ultraviolet dari matahari.
3. Memperkuat
Tulang Pada Tubuh dan Memperindah Mahkota Kepala Anda. Ini dikarenakan, buah
tersebut merupakan sumber vitamin K yang mampu mencegah mengeroposnya tulang
atau lebih dikenal dengan istilah osteoporosis dan sumber.
4. Pencegah
Kanker Yang Lebih Efektif. Bagi anda yang ingin terhindar dari berbagai jenis
kanker seperti kanker prostat, mulut, tenggorokan, lambung, usus besar, dan
kanker ovarium, mulailah rutin untuk mengkonsumsi buah tomat tersebut.Karena
kandungan likopen dalam tomat sangat ampuh mencegah berbagai kanker tersebut.
5. Pencegah
Diabetes Secara Alami. Kandungan kromium dalam buah tomat mampu membantu
menyeimbangkan kadar gula darah dalam tubuh anda. Sehingga lebih stabil dan
tidak membahayakan kesehatan tubuh anda.
6. Menajamkan
Penglihatan Anda. Sumber vitamin A dalam tomat berfungsi untuk menjaga
kesehatan mata serta mampu menajamkan daya lihat organ mata seseorang terhadap
berbagai benda di sekitarnya.
2.4 Produksi Buah Tomat Enrekang
Tomat dari 9 kecematan di kabupaten
Enrekang wilayah yang paling tinggi produksinya adalah kecamatan Alla yang
mencapai 2.226,62 ton pertahun. Harga tomat di Enrekang, saat ini melambung
tinggi hingga berada diposisi tertinggi yaitu Rp.3.200 per kilogram. padahal
sebelum terjadinya kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) nilai jual tomat masih
bisa dicapai dengan harga yang sederhana yaitu Rp.100. harga tomat yang rendah
pada saat itu disebabkan karena permintaan dari sejumlah daerah yang selama ini
menjadi tujuan penjualan seperti Makassar dan Kalimantan menurun. masuknya
tomat impor dari Thailand juga yang menjadi penyebab utama.
Hal tersebutlah yang banyak membuat
masyarakat Enrekang harus berpikir keras untuk mencegah terjadinya kerugian
terhadap produksi tomat akibat surplusnya yang berlebihan. dan berdasarkan fakta
yang ada, Enrekang selama ini adalah daerah penghasil buah tomat terbesar di
Sulawesi Selatan. dalam setahun produksi buah tomat di Enrekang yang mencakup
seluruh kecamatan dapat menghasilkan sampai 120 ribu ton.
2.5 Budidaya Tanaman Tomat Enrekang
2.5 Budidaya Tanaman Tomat Enrekang
2.5.1. Persiapan Lahan Budidaya Tomat
Persiapan lahan budidaya
tomat meliputi pembajakan dan penggaruan tanah, Pembuatan bedengan kasar
selebar 110-120 cm, tinggi 40-70 cm dan lebar parit 50-70 cm, pemberian kapur
pertanian sebanyak 200 kg/rol mulsa PHP (Plastik Hitam Perak) untuk tanah
dengan pH di bawah 6,5, pemberian pupuk kandang fermentasi sebanyak 40 ton/ha
dan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 150 kg/rol mulsa PHP, kemudian dilakukan
pengadukan/pencacakan bedengan agar pupuk yang sudah diberikan bercampur dengan
tanah, persiapan selanjutnya pemasangan mulsa PHP, pembuatan lubang tanam
dengan jarak tanam ideal untuk musim kemarau 60 cm x 60 cm sedangkan musim
penghujan bisa diperlebar 70 cm x 70 cm, kemudian dilakukan pemasangan ajir.
Pemasangan ajir dianjurkan dengan sistem ajir tegak supaya kelembaban tanaman
tomat terjaga, masing2 ajir dihubungkan gelagar. Agar serangkaian ajir tersebut
menjadi kuat, ajir paling pinggir dan setiap 4 ajir dipasang ajir penguat
membentuk sudut ± 45°.
2.5.2. Persiapan
Pembibitan dan Penanaman Budidaya Tomat
Persiapan pembibitan budidaya tomat membutuhkan rumah atau sungkup
pembibitan untuk melindungi bibit muda. Kemudian menyediakan media semai dengan
komposisi 20 liter tanah, 10 liter pupuk kandang, dan 150 g NPK halus. Media
campuran dimasukkan ke dalam polibag semai. Sebelum melakukan penyemaian benih,
sebaiknya benih direndam dalam larutan fungisida sistemik berbahan aktif
simokanil atau metalaksil dengan dosis ½ dosis terendah yang dianjurkan pada
kemasan selama ± 6 jam, baru kemudian benih disemai di media. Untuk mempercepat
perkecambahan benih permukaan media ditutup kain goni (bisa menggunakan mulsa
PHP), dijaga dalam keadaan lembab. Pembukaan penutup permukaan media semai
dilakukan apabila benih sudah berkecambah, baru kemudian benih disungkup
menggunakan plastik transparan. Pembukaan sungkup dimulai jam 07.00 - 09.00,
dibuka lagi jam 15.00-17.00. Umur 5 hari menjelang tanam sungkup harus dibuka
secara penuh untuk penguatan tanaman. Penyiraman jangan terlalu basah,
dilakukan setiap pagi. Penyemprotan fungisida berbahan aktif simoksanil dan
insektisida berbahan aktif imidakloprid dilakukan umur 10 hss (hari setelah
semai) dengan dosis ½ dosis terendah. Bibit berdaun sejati 4 helai siap
dipindah tanam ke lahan.
2.5.3. Penyulaman Budidaya Tomat
Penyulaman budidaya tomat dilakukan sampai umur tanaman tomat 2
minggu. Tanaman tomat yang sudah terlalu tua apabila masih terus disulam
mengakibatkan pertumbuhan tidak seragam. Berpengaruh terhadap pengendalian hama
penyakit.
2.5.4. Perempelan dan
Pengikatan Tanaman Pada Budidaya Tomat
Perempelan tunas samping tanaman tomat dilakukan sampai pembentukan
cabang, baik cabang utama, cabang kedua, ketiga dan seterusnya di atas cabang
utama. Jadi, di atas cabang utama, cabang dipelihara adalah cabang-cabang
produktif. Perempelan tunas samping dilakukan pada semua tunas yang keluar di
ketiak daun, baik di bawah cabang utama maupun di bawah cabang-cabang
produktif. Perempelan tunas di bawah cabang utama bertujuan memacu pertumbuhan
vegetatif tanaman agar tanaman tomat tumbuh kekar, disamping itu juga menjaga
kelembaban tanaman tomat saat tanaman sudah dewasa, sedangkan perempelan tunas
di bawah cabang-cabang produktif bertujuan menjaga kelembaban tanaman tomat dan
mengoptimalkan produksi. Perempelan daun tanaman tomat di bawah cabang utama
dilakukan saat tajuk tanaman tomat telah menutupi seluruh daun bagian bawah,
saat ini daun sudah tidak berfungsi secara optimal, justru sangat disenangi
hama penyakit tanaman. Perempelan daun juga dilakukan bagi daun tua/terserang
penyakit. Sanitasi Lahan dan Pengairan Pada Budidaya Tomat Sanitasi lahan pada
budidaya tomat meliputi : pengendalian gulma/rumput, pengendalian air saat
musim hujan sehingga tidak muncul genangan, pemangkasan daun serta pencabutan
tanaman tomat terserang hama penyakit. Pengairan diberikan secara terukur,
dengan penggenangan atau pengeleban seminggu sekali jika tidak turun hujan.
Penggenangan jangan terlalu tinggi, batas penggenangan hanya 1/3 dari tinggi bedengan.
Pemupukan Susulan Pada Budidaya Tomat Pupuk akar diberikan dengan cara
pengocoran pada umur 15 hst, 25 hst dan 35 hst dengan dosis 3kg NPK 15-15-15
dilarutkan dalam 200lt air, untuk 1000 tanaman, tiap tanaman tomat diberikan
200ml. Pupuk daun kandungan Nitrogen tinggi diberikan pada umur 7 hst dan 24
hst, sedangkan pupuk daun kandungan Phospat, kalium dan mikro tinggi diberikan
umur 20 hst, 30 hst dan 45 hst. Dosis/ konsentrasi penyemprotan sesuai petunjuk
pada kemasan.
BAB III
METODE PENELITIAN
Penelitian ini kami lakukan berdasarkan rencana sebelumnya
terhadap masalah surplus tanaman tomat yang nantinya akan dijadikan sebagai
bahan olahan makanan yang bergizi tinggi yaitu sebuah Keripik Tomat.
Proses pembuatan Keripik tomat dilaksanakan di
Kompleks penulis, PPM Rahamatul Asri Maroangin, Kecamatan Maiwa, Kabupaten
Enrekang. Adapun waktu pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 24-26 Agustus
2014.
Bahan dasar yang digunakan dalam penelitian ini antara
lain :
1.
Buah tomat yang segar
Dalam penelitian ini, buah tomat yang segar digunakan sebagai bahan baku
dalam pembuatan makanan alternatif Keripik tomat.
2. Air
Air digunakan sebagai bahan untuk mencuci dan merendam
Tomat.
3.
Minyak goreng
Minyak goreng digunakan
untuk menggoreng Tomat.
Bahan pembantu ini bertujuan untuk menambah cita rasa
Keripik yang gurih dan enak. Bahan pembantu yang digunakan yaitu:
1. tepung terigu protein sedang
2. gram tepung sagu
3. teh baking powder
4. teh kaldu ayam bubuk
5. teh garam
6. teh merica bubuk
7. makan saus tomat
8. daun bawang
9. seledri
Peralatan yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu :
1. Kompor
|
7. Piring
|
2. Penggorengan (wajan)
|
8. Baskom
|
3. Blender
|
9. Serok
|
4. Pisau
|
|
5. Alat penggilingan mi
|
|
6. Sendok
|
1. Pengumpulan Buah
Buah dapat diperoleh di pedagang tomat dari wilayah sekitar.
2. Pencucian Buah
Pencucin Buah dilakukan untuk menghilangkan
kuman-kuman yang masih ada pada tomat yang kurang segar.
3. Pengeringan Buah
3.4.2 Proses Pembuatan
Keripik Tomat
1. Kumpulkan buah tomat yang sudah dijemur.
2. Cucilah buah tomat kembali yang telah dikumpulkan agar terbebas
dari kuman-kuman yang masih menempel.
3. Masukkan buah tomat yang telah direndam tadi ke
dalam blender yang sudah disiapkan sebelumnya.
4. Tambahkan blenderan saus tomat, daun bawang dan
seledri. Aduk rata lalu gumpalkan.
5. Kemudian siapkan baskom lalu campur tepung terigu,
tepung sagu, baking powder, kaldu ayam bubuk, garam, dan merica bubuk. Aduk
dengan rata menggunakan sendok.
6. Kemudian ambillah alat penggilingan yang sudah di
siapkan, lalu ukur terlebih dahulu ketebalan pada penggilingan sebelum adonan
digiling biasanya digunakan dari ketebalan paling besar no.1 hingga no.5.
lakukan penggilingan sebanyak 2-3 kali pada tiap ukuran gilingan sambilil
ditabur dengan tepung terigu.
7. Lakukkan pengilingan Potong–potong bulat diameter 5
cm.
8. Kemudian siapkan kompor untuk dinyalakan dan wajan
untuk menggoreng. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang dan
kering.
9. Setelah adonan tersebut mulai agak matang,
cicipilah sedikit. Jika kurang gurih/asin, tambahkan bumbu lagi.
10. Setelah berwarna kuning kecokelatan, seroklah
Keripik tersebut, dan tiriskan.
11. Letakkan Keripik tersebut pada piring yang sudah
tersedia.
12. Jika perlu, kemaslah Keripik tersebut dalam
plastik yang tertutup rapat, dan simpanlah pada tempat yang kering agar Keripik
tetap renyah.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1.1. Proses pembuatan keripik tomat
Dari proses pembuatan
keripik tomat, penulis dapat menyimpulkan proses penelitian dengan melihat dan
mencoba langsung prosedur pembuatan, Penulis mengumpulkan buah tomat yang segar
lalu dicuci dan dijemur. kemudian mencampurkan buah tomat tersebut dengan campuran
tepung terigu, tepung sagu, baking powder, kaldu ayam bubuk, garam, dan merica
bubuk. sehingga campuran itu terbentuk menjadi sebuah adonan lalu dilakukanlah penggilingan dengan
memotong-motong bulat hingga mencapai diameter 5 cm. dan hal terakhir yang
dilakukan oleh penulis adalah menggoreng adonan tersebut hingga sudah terlihat
matang atau agak kecoklatan.
4.1.2. Tanggapan responden terhadap
produksi keripik tomat
Dari hasil penelitian
penulis memperkenalkan produksi keripik tomat kepada santri dan santriwati di
Kompleks penulis (PPM Rahmatul Asri Maroangin Kab.Enrekang) yang berjumlahkan Namun penulis menjadikan sample hanya kepada
100 orang santri dan santriwati saja. dan dari 100 orang tersebut memiliki
berbagai tanggapan yang berbeda.
RASA MAKANAN
|
||||
TANGGAPAN
|
RASA ENAK
|
RASA SEDANG
|
TIDAK ENAK
|
TIDAK ADA TANGGAPAN
|
BANYAK
RESPONDEN
|
75
|
10
|
5
|
10
|
Dalam hasil penelitian yang
dilakukan penulis, penulis mampu menyimpulkan dan menjelaskan hasil dari
produksi keripik tomat tersebu dengan
menilai aspek atau bagian tertentu, yaitu:
4.2.1 Warna
Warna keripik tomat setelah digoreng yaitu memiliki
warna yang agak kecoklat-coklatan dan tidak jauh beda dari warna keripik yang
lain. keindahan warna yang terlihat sangat mengundang hasrat bagi siapa pun
konsumen yang akan menikmatinya.
4.2.2 Rasa
Keripik Tomat mempunyai rasa yang gurih dan agak pedas
karena didalamnya mengandung bahan merica yang menjadi pelengkap cita rasa yang
lebih tinggi.
4.2.3 Kerenyahan
Keripik Tomat yang dihasilkan mempunyai rasa yang
renyah. Keripik tersebut renyah karena bumbu yang digunakan untuk menggoreng
ditambah dengan baking powder. Dengan demikian, keripik akan menjadi renyah.
BAB V
PENUTUP
Dari penjelasan diatas maka penulis menyimpulkan bahwa
gizi yang terkandung dalam Buah tomat
memiliki potensi sebagai alternatif pengganti bahan Makanan yang bernilai gizi
tinggi dengan diolah menjadi sebuah jenis makanan yang menyerupai hasil
produksi pabrik yaitu keripik yang dijual di berbagai toko. namun, Keripik
Tomat yang hanya dibuat dengan bahan yang sederhana bisa melampaui sumber gizi
yang dihasilkan dibandingkan dengan hasil buatan pabrik sendiri.
Untuk penelitian lanjutan hendaknya dapat mengkaji
lebih jauh bagaimana gizi dalam Tomat Segar ini dapat menggantikan posisi bahan
Makanan yang bernilai gizi tinggi di kabupaten Enrekang.
DAFTAR PUSTAKA
Yanto, Budi. Klasifikasi Tomat
www.biologionline.info/2013/04/klasifikasi-tomat.html?m=1 (di
akses tanggal 21 Agustus 2014)
Harjana,
Dadan. Manfaat Buah Tomat Bagi Kesehatan.
http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/10/manfaat-buah-tomat-untuk-kesehatan-dan-kecantikan.html (di akses
tanggal 21 Agustus 2014)
Kandungan
Gizi Tomat
rumputhijau.blogspot.com/2012/08/kandungan-gizi-tomat.html?m=1
(di akses tanggal 21 Agustus 2014)
Jenis-jenis
Tomat
infobuahtomat.blogspot.com/2012/05/jenis-jenis-tomat.html?m=1
(di akses tanggal 21 Agustus 2014)
Produksi
Buah Tomat Enrekang
htttp://m.liputan6.com/news/read/184384/harga-tomat-jatuh-petani-buang-hasil-panen
(di akses tanggal 22 Agustus 2014)
Pertanian.website
resmi Enrekang
http://ver2.enrekangkab.go.id/index.php/potensi/pertanian (di
akses tanggal 22 Agustus 2014)
Budidaya Tanaman Tomat
http://tipspetani.blogspot.com/2013/02/cara-lengkap-budidaya-tomat.html?m=1 (di akses tanggal 23 Agustus 2014)
Silahkan tunggu karya lain,,, atau add lewat fb رسدى إلهام
Thanks For Read.....
